![]() |
| Air Terjun Sri Gethuk |
Bagi mereka yang suka melakukan perjalanan wisata ke Yogyakarta, terutama wisata alam maka Gunung Kidul merupakan tempat wisata yang layak untuk dikunjungi dan sayang untuk Anda lewatkan. Gunung Kidul sebagai daerah yang dikenal sebagai daerah kering, memiliki air terjun yang indah dan airnya tidak pernah berhenti mengalir di setiap musim.
Air Terjun Sri Gethuk awalnya merupakan tempat penyimpanan kethuk yang merupakan salah satu instrumen Gamelan milik Jinn, Anggo Meduro. Oleh karena itu disebut dengan nama Air Terjun Sri Gethuk. Masyarakat Menggoron juga mengatakan pada saat-saat tertentu masih mendengar alunan suara gamelan bermain di air terjun tersebut. Awalnya berasal dari kata 'Kethuk', tetapi karena lidah orang Jawa lebih mudah untuk memanggil Gethuk, seperti yang diberikan sebelumnya ada kata 'Sri', jadi hanya untuk kenyamanan ucapan saja.
Berdasarkan cerita masyarakat, dulu di air terjun ini ada semaca kerajaan makhluk halus yang tidak terlihat. Pada saat-saat tertentu, dikatakan dalam kerajaan sering ada latihan gamelan. Suara gamelan sangat nyaring terdengar oleh Desa Bleberan. Pernah ada keributan kecil dimana salah satu instrumen gamelan yang hilang. Gamelan yang hilang itu bernama kethuk. Jadi air terjun tersebut dikenal sebagai Sri Kethuk kemudian dikenal sebagai Sri Gethuk. Lokasinya dekat dengan pemerintahan daerah dan dikembangkan menjadi lokasi wisata yang dibuka sejak tahun 2007.
Air terjun ini terletak di Desa Bleberan, Kabupaten Playen, Gunung Kidul. Jaraknya sekitar 45 km dari pusat kota Yogyakarta, sekitar 2 jam perjalanan menggunakan bus pariwisata Yogyakarta. Air terjun Sri Gethuk sepenuhnya dikelola oleh masyarakat Bleberan. Untuk mencapai lokasi, Anda perlu menggunakan kendaraan untuk melewati hutan eucalyptus milik perhutani. Jalan menuju lokasi cukup baik karena adanya tiket masuk. Namun, ada beberapa jalan yang masih bergelombang dan berlubang. Setelah berjalan melalui hutan eucalyptus, Anda akan memasuki Desa Menggoran. Setelah itu, Anda akan tiba di area memancing yang juga berfungsi sebagai tempat parkir.
Untuk mencapai lokasi, masih sekitar 15 mil dari pos retribusi. Di pos retribusi ada dua pilihan akses jalan untuk mencapai air terjun. Jalan pertama, sepanjang jalan Anda akan disuguhi pemandangan sawah, sementara jalan kedua Anda harus melawan arus Sungai Oya. Jalan menuju lokasi terdiri dari batu-batu dan tanah liat, sehingga cukup licin saat musim hujan. Ketika menyusuri sungai, pengunjung dapat menggunakan rakit bermotor yang disewakan dengan biaya Rp. 10.000,- per orang. Harga tersebut sudah termasuk tiket pulang-pergi. Satu rakit dapat menampung 7-8 orang. Ketika Anda menggunakan rakit, Anda akan melihat pemandangan yang indah dari wilayah Sungai Oya.
Restribusi masuk tempat ini Rp. 30.000,- per orang. Harga ini termasuk tiket ke tempat lain seperti Goa Rancang Kencono. Perjalanan ke lokasi menggunakan perahu rakit hanya membutuhkan waktu 5 menit. Air terjun Sri Gethuk merupakan wisata air terjun di Gunung Kidul dan memiliki ketinggian sekitar 25 meter dan sangat cocok untuk bermain air, mandi dan bahkan berenang. Karena air sungati cukup dalam, sehingga pengunjung harus menggunakan pelampung. Pelampung disewakan dengan harga Rp. 5.000,- per orang.


0 comments:
Post a Comment